Kisah Melyana yang lolos SBMPTN tanpa bimbel. Percaya engga?
Disini aku cuma mau menulis ceritaku, cara aku belajar sehingga mendapatkan PTN tanpa les dan kelakuan aneh aku selama masa SMA wkwk.
Jadi beberapa bulan lalu aku masih siswi kelas 12(3) SMA di sebuah SMA swasta di Jakarta.
Aku mulai cerita dari awal aku kelas 12(3 SMA) ya. Kalau ceritanya dari awal masuk SMA bisa-bisa nih cerita jadi sepanjang novel Harry Potter wkwk.
Naik ke kelas 12 aku berfikir "Tahun terakhir SMA guru-guru pasti sering masuk buat ngasih pelajaran jadi aku harus siap". Ternyata naik kelas 12, guru-guru bukannya makin sering masuk kelas ehh malah superrrr jarang masuk. Masuk sekolah jam 6.15 pulang jam 15.15 ehh guru yang masuk kelas cuma 1/2. Jadi belajarnya paling 2-3 jam sisanya free class. Ada guru yang masuk doang terus naroh barang keluar lagi. "Yaa hanya Tuhan dan guru itu sendiri yang tau kenapa jarang masuk ke kelas" - Melyana, calon mahasiswi.
Awal kelas 12 aku juga sempet ditanyain Mama. "Kamu mau les engga?" Kata Mama. Aku yang sempet trauma karena les tentunya aja langsung nolak. Kenapa trauma les? Karena pas kelas 9 SMP aku ikut bimbel dan malah ga konsen belajar karena ada anak yang ribut bangett dan meskipun bimbel tetep aja dapet SMA nya swasta😂😂(NEMku sih bisa masuk negeri tapi kartu keluargaku beda domisili sama sekolah).
Akhirnya aku memutuskan tidak les*YEAYYY ADA WAKTU LUANG WKWK.
Hari berlalu begitu saja sampai bulan Oktober, PM(Penambahan Materi) di sekolah dimulai setiap hari Sabtu dari jam 8- 11.30. Guru dari sebuah bimbel yang mengajar disekolah. Awalnya aku datang jam 7.30/7.45 tapi lama-lama datang jam 8 lewat wkwk. Maklum faktor males😂*jangan dicontoh ya wahai adik kelasku yang masih SMA.
Pembagian mata pelajaran pilihan untuk UN dimulai. Aku yang seorang siswi IIS(IPS) disuruh memilih Sosiologi, Geografi dan Ekonomi. Aku yang suka menghitung ini memilih Ekonomi karena Ekonomi itu jawabannya pasti*menurut pendapat aku ya. Jadi setiap hari Sabtu aku belajar Ekonomi+ 1 mata pelajaran lain(Matematika,Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia).
Begitulah hari berlalu, Senin-Sabtu aku harus sekolah dan aku yang kadang muak dengan pelajaran pasti lari ke Mall terdekat wkwk kalau ga sempat ke Mall pasti belanja online*yang ini juga jangan ditiru karena kebiasaan ini dapat membuat dompet anda jebol😂.
Sampai di semester genap dimulai. Bulan-bulan terakhir masa SMA. Ujian akan segera datang😢😢. Ujian yang pertama datang adalah ujian praktek. Ujian praktek yang menurut aku melelahkan adalah ujian praktek bahasa Indonesia dan bahasa Inggris karena keduanya harus menampilkan drama. Ujian praktek drama bahasa Indonesia kita diberi naskah 2 Minggu sebelum ujian jadi masih ada banyak waktu sedangkan bahasa Inggris dikasih tema doang dong HAHAHA DAN ITU DIKASIH BEBERAPA HARI SEBELUM UJIAN.
Kembali lagi "Hanya Tuhan dan guru itu sendiri yang tau kenapa ngasih ujian mendadak."
Selama 2 minggu itu aku pasti pulang diatas jam 8 malam karena menyiapkan 2 drama itu belum lagi pas weekend juga latihan😭.
Belum selesai ujian drama itu masih ada lagi ujian praktek bahasa Jepang(menghafal banyak kata kerja, aisatsu,dll), olahraga (atletik, renang, senam lantai,senam ritmik, basket), kewirausahaan (masak*pas tau ujiannya masak aku langsung"WOY APA KABAR GUE YANG GA BISA MASAK 😂😂"), agama (shalat jenazah, baca Alquran, surat-surat,dll).
Karena ujian praktek yang banyak itulah kantung mataku berubah menjadi cokelat mendekati hitam sampai dikira pakai eyeshadow 😒.
Setelah ujian praktek selesai terbitlah ujian yang lain😰. Ujian selanjutnya USBN(Ujian Sekolah Berstandar Nasional). Ujian selama 2 minggu dan sekarang aku akan membagikan cara aku belajar selama menghadapi ulangan harian, UAS, USBN. Aku tidak menyarankan kalian untuk mengikuti cara dibawah ini ya ☺.
1. Setiap mendekati ujian pasti aku akan menulis materi-materi penting di kertas file. Materi yang penting aku ringkas sesuai kisi-kisi.
2. Jika orang lain belajar jauh-jauh hari kalau aku belajar saat naik motor menuju sekolah 😂😂. Jadi aku baru baca materi yang aku tulis di kertas itu pas naik motor. Kalau aku belajar jauh-jauh hari malah lupa materinya sedangkan pas di motor aku bisa dengan cepat menghafal materinya.
3. Jika ada orang yang membagikan tips "Belajarlah secara berkelompok bersama teman karena dapat memudahkan kalian." MAKA TIPS ITU TIDAK AKAN BERLAKU UNTUK AKU. Aku paling ga sukaaa belajar bareng, aku ga konsen dan menurut aku itu kurang efisien karena (maaf) jika ada orang lain yang tidak mengerti dan meminta aku untuk mengajarinya aku paling ga suka dan aku bukan tipe orang yang sabar untuk mengajari orang lain🙏. Jadi aku lebih suka belajar sendiri.
4. Jika ada tips lain yang mengatakan "Jika tidak mengerti materi bertanyalah pada temanmu". Itu juga tidak berlaku untuk aku😂. Dibandingkan bertanya dengan teman aku lebih memilih bertanya pada guru karena teman kita bisa saja salah/ cara dia mengerjakan salah jadi aku lebih suka bertanya pada guru langsung atau paling engga aku bertanya pada kakakku.
Sekian cara belajar aku, bukan tips ya karena aku tidak menyarankan 😉.
Selanjutnya UN(Ujian Nasional) akan datang😱. Sebelum UN ada Try Out se-Jakarta. Biasanya soal-soal UN akan diambil dari Try Out terakhir sebelum UN. Soal Try Outnya sih lumayan ya. EH PAS UN MAU GILA GUE. BEDA JAUH SAMA SOAL TRY OUT. Di Try Out keluarnya materi A di UN yang keluar materi Z dan seketika aku menyesal mengambil Ekonomi. Susah gila. Materinya ga pernah diajarin terus keluar gitu aja. Ngeliat layar komputernya membuatku mau menangis😭😭.
Lanjut hari-hari setelah UN, aku menganggur menunggu pengumuman SNMPTN. Selama beberapa hari setelah UN sambil menunggu pengumuman SNMPTN kerjaanku cuma nonton drama, baca novel, main hp. Lalu hari pengumuman SNMPTN tanggal 17 April 2018. Kalian tau apa yang aku lakuin tanggal segitu? Aku nongkrong dong ke Mall wkwkwk, makan sushi sama temen😂. Pengumumannya kan jam 17.00 dan jam segitu aku baru perjalanan pulang ke rumah naik Grab. Di Grab aku nyoba buka webnya dan ga bisa dibuka karena kan ada banyak orang yang buka juga. Sampai dirumah jam 18.00 aku nyoba buka lagi webnya pakai laptop dan bisa dibuka. Emang bukan rezekiku 😿. Aku melihat tulisan"Mohon maaf anda belum diterima, silahkan ikuti SBMPTN." Padahal kalau dapat SNMPTN kan aku ga perlu belajar lagi tapi ternyata Allah nyuruh aku belajar lagi. Buat yang penasaran aku ambil universitas apa? Aku ambil Universitas Brawijaya jurusan Ekonomi,Keuangan& Perbankan dan jurusan Akuntansi, aku juga ambil Universitas Negeri Jakarta(UNJ) jurusan akuntansi. Tadinya aku mau ngambil Universitas Indonesia (UI) jurusan Bahasa dan kebudayaan Korea tapi ga dibolehin sama keluarga, udah nangis berhari-hari pun tetep ga dibolehin 😭. Ya udah mungkin ada jalan lain supaya aku bisa belajar bahasa Korea.
Setelah pengumuman SNMPTN itu aku akhirnya belajar hanya dengan menggunakan buku SBMPTN. Bukunya sih udah dibeli dari awal kelas 12 tapi baru dibuka pas mau tes SBM wkwk. Aku belajar sendiri dirumah dengan menggunakan 1 buku yang setebal bantal. Aku mulai mengerjakan soal-soal. Ada beberapa soal yang ga aku mengerti tapi aku harus mencoba mengerjakan sendiri tanpa bantuan orang lain. Di SBM ini aku memilih UB - jurusan Ekonomi, Keuangan & Perbankan dan jurusan akuntansi, UPN Veteran Surabaya - jurusan Akuntansi dan UPN Veteran Jakarta - jurusan Akuntansi.
Hari SBM tiba, aku dapat tempat tes di SMA di Depok. Aku berangkat dari jam 6, perjalanan dari rumah di Bekasi ke Depok memakan waktu 1,5 jam dan sampai disana bokongku tepos karena naik motor 😂.
Ujian dimulai jam 9 dan kalian tau ruangan ujianku ada di lantai 3, ruangan paling ujung, ga ada AC/kipas, panas dan aku langsung keringetan, baju basah tapi Alhamdulillah aku bisa mengerjakan soal TPA dengan baik🙇 meskipun yang bahasa Inggris aku ngasal karena susah banget. Istirahat selama 1 jam lanjut tes Soshum. Nah cobaan datang, mungkin karena TPAnya dibikin ga susah jadi soal Soshumnya yang dibikin luar biasa susah. Aku hampir 80% ngasal karena ga tau jawabannya😫. Yang penting diisi. Nah adek-adekku semua aku mau ngasih tau ya. Kalau kalian jawab SBM jangan ragu-ragu, JAWAB AJA SEMUA YANG PENTING KEISI. Pas SBM kemarin kan ada info kalau jawaban salah akan -4, ada juga yang bilang -1, ada juga yang bilang 0. Aku masa bodo, PEDE SAJA. ISI SEMUA.
Selesai SBM aku langsung dijemput dan pulang ke rumah dan memakan waktu 2,5 jam karena jalanan super duper macet😂. Btw kakiku langsung belang wkwk karena kepanasan.
Hari-hari kembali berlanjut, aku menjadi pengangguran selama hampir 2 bulan. Selama itu aku di telfon, email, SMS sama universitas swasta. Bahkan kakakku juga dateng ke universitas swasta di Malang untuk mencari info tapi keluarga masih ragu mau daftar swasta. Akhirnya nunggu SBM dulu terus kalau ga dapat daftar ke universitas swasta di Malang.
Tanggal 3 Juli 2018, hari yang ditunggu pendaftar SBMPTN. Katanya pengumuman jam 18.00 tapi ternyata jam 16.00 bisa dibuka. Langsung dong aku buka dan seperti biasa webnya error😂. Aku langsung minta tolong kakakku buka webnya, kan di kantor dia ada WiFi jadi pasti lebih cepet. Aku juga nyoba buka terus webnya dan Alhamdulillah 🙇🙇🙇 aku melihat tulisan dibawah ini👇.
Aku langsung teriak(kenceng bangett udah gitu teriaknya di kamar depan😂). Lalu aku langsung sujud syukur 🙇🙏. Dan muterin ruang tamu*dirumah ga ada orang.
Tahap selanjutnya seperti biasa siapin berkas, pergi ke Surabaya dan daftar ulang. Buat kalian yang mau mendaftar universitas negeri jangan lupa siapin berkasnya dari sekarang ya😊 karena kemarin aku ngurus berkas ini itu sampai pusing😵😵.
Sekian kisahku ini, semoga bermanfaat untuk kalian adek-adekku yang mau masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Semoga kalian diterima. Jangan lupa belajar, berdoa dan semangat terus pantang mundur ya💪💪.
Mohon maaf ya apabila cerita ini terlalu panjang atau membosankan 😂. Inilah kisahku selama 1 tahun menuju PTN. Oh iya yang terakhir terima kasih untuk teman-temanku yang sudah mendukung,memuji, menyindir, dan sebagainya.
Jadi beberapa bulan lalu aku masih siswi kelas 12(3) SMA di sebuah SMA swasta di Jakarta.
Aku mulai cerita dari awal aku kelas 12(3 SMA) ya. Kalau ceritanya dari awal masuk SMA bisa-bisa nih cerita jadi sepanjang novel Harry Potter wkwk.
Naik ke kelas 12 aku berfikir "Tahun terakhir SMA guru-guru pasti sering masuk buat ngasih pelajaran jadi aku harus siap". Ternyata naik kelas 12, guru-guru bukannya makin sering masuk kelas ehh malah superrrr jarang masuk. Masuk sekolah jam 6.15 pulang jam 15.15 ehh guru yang masuk kelas cuma 1/2. Jadi belajarnya paling 2-3 jam sisanya free class. Ada guru yang masuk doang terus naroh barang keluar lagi. "Yaa hanya Tuhan dan guru itu sendiri yang tau kenapa jarang masuk ke kelas" - Melyana, calon mahasiswi.
Awal kelas 12 aku juga sempet ditanyain Mama. "Kamu mau les engga?" Kata Mama. Aku yang sempet trauma karena les tentunya aja langsung nolak. Kenapa trauma les? Karena pas kelas 9 SMP aku ikut bimbel dan malah ga konsen belajar karena ada anak yang ribut bangett dan meskipun bimbel tetep aja dapet SMA nya swasta😂😂(NEMku sih bisa masuk negeri tapi kartu keluargaku beda domisili sama sekolah).
Akhirnya aku memutuskan tidak les*YEAYYY ADA WAKTU LUANG WKWK.
Hari berlalu begitu saja sampai bulan Oktober, PM(Penambahan Materi) di sekolah dimulai setiap hari Sabtu dari jam 8- 11.30. Guru dari sebuah bimbel yang mengajar disekolah. Awalnya aku datang jam 7.30/7.45 tapi lama-lama datang jam 8 lewat wkwk. Maklum faktor males😂*jangan dicontoh ya wahai adik kelasku yang masih SMA.
Pembagian mata pelajaran pilihan untuk UN dimulai. Aku yang seorang siswi IIS(IPS) disuruh memilih Sosiologi, Geografi dan Ekonomi. Aku yang suka menghitung ini memilih Ekonomi karena Ekonomi itu jawabannya pasti*menurut pendapat aku ya. Jadi setiap hari Sabtu aku belajar Ekonomi+ 1 mata pelajaran lain(Matematika,Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia).
Begitulah hari berlalu, Senin-Sabtu aku harus sekolah dan aku yang kadang muak dengan pelajaran pasti lari ke Mall terdekat wkwk kalau ga sempat ke Mall pasti belanja online*yang ini juga jangan ditiru karena kebiasaan ini dapat membuat dompet anda jebol😂.
Sampai di semester genap dimulai. Bulan-bulan terakhir masa SMA. Ujian akan segera datang😢😢. Ujian yang pertama datang adalah ujian praktek. Ujian praktek yang menurut aku melelahkan adalah ujian praktek bahasa Indonesia dan bahasa Inggris karena keduanya harus menampilkan drama. Ujian praktek drama bahasa Indonesia kita diberi naskah 2 Minggu sebelum ujian jadi masih ada banyak waktu sedangkan bahasa Inggris dikasih tema doang dong HAHAHA DAN ITU DIKASIH BEBERAPA HARI SEBELUM UJIAN.
Kembali lagi "Hanya Tuhan dan guru itu sendiri yang tau kenapa ngasih ujian mendadak."
Selama 2 minggu itu aku pasti pulang diatas jam 8 malam karena menyiapkan 2 drama itu belum lagi pas weekend juga latihan😭.
Belum selesai ujian drama itu masih ada lagi ujian praktek bahasa Jepang(menghafal banyak kata kerja, aisatsu,dll), olahraga (atletik, renang, senam lantai,senam ritmik, basket), kewirausahaan (masak*pas tau ujiannya masak aku langsung"WOY APA KABAR GUE YANG GA BISA MASAK 😂😂"), agama (shalat jenazah, baca Alquran, surat-surat,dll).
Karena ujian praktek yang banyak itulah kantung mataku berubah menjadi cokelat mendekati hitam sampai dikira pakai eyeshadow 😒.
Setelah ujian praktek selesai terbitlah ujian yang lain😰. Ujian selanjutnya USBN(Ujian Sekolah Berstandar Nasional). Ujian selama 2 minggu dan sekarang aku akan membagikan cara aku belajar selama menghadapi ulangan harian, UAS, USBN. Aku tidak menyarankan kalian untuk mengikuti cara dibawah ini ya ☺.
1. Setiap mendekati ujian pasti aku akan menulis materi-materi penting di kertas file. Materi yang penting aku ringkas sesuai kisi-kisi.
2. Jika orang lain belajar jauh-jauh hari kalau aku belajar saat naik motor menuju sekolah 😂😂. Jadi aku baru baca materi yang aku tulis di kertas itu pas naik motor. Kalau aku belajar jauh-jauh hari malah lupa materinya sedangkan pas di motor aku bisa dengan cepat menghafal materinya.
3. Jika ada orang yang membagikan tips "Belajarlah secara berkelompok bersama teman karena dapat memudahkan kalian." MAKA TIPS ITU TIDAK AKAN BERLAKU UNTUK AKU. Aku paling ga sukaaa belajar bareng, aku ga konsen dan menurut aku itu kurang efisien karena (maaf) jika ada orang lain yang tidak mengerti dan meminta aku untuk mengajarinya aku paling ga suka dan aku bukan tipe orang yang sabar untuk mengajari orang lain🙏. Jadi aku lebih suka belajar sendiri.
4. Jika ada tips lain yang mengatakan "Jika tidak mengerti materi bertanyalah pada temanmu". Itu juga tidak berlaku untuk aku😂. Dibandingkan bertanya dengan teman aku lebih memilih bertanya pada guru karena teman kita bisa saja salah/ cara dia mengerjakan salah jadi aku lebih suka bertanya pada guru langsung atau paling engga aku bertanya pada kakakku.
Sekian cara belajar aku, bukan tips ya karena aku tidak menyarankan 😉.
Selanjutnya UN(Ujian Nasional) akan datang😱. Sebelum UN ada Try Out se-Jakarta. Biasanya soal-soal UN akan diambil dari Try Out terakhir sebelum UN. Soal Try Outnya sih lumayan ya. EH PAS UN MAU GILA GUE. BEDA JAUH SAMA SOAL TRY OUT. Di Try Out keluarnya materi A di UN yang keluar materi Z dan seketika aku menyesal mengambil Ekonomi. Susah gila. Materinya ga pernah diajarin terus keluar gitu aja. Ngeliat layar komputernya membuatku mau menangis😭😭.
Lanjut hari-hari setelah UN, aku menganggur menunggu pengumuman SNMPTN. Selama beberapa hari setelah UN sambil menunggu pengumuman SNMPTN kerjaanku cuma nonton drama, baca novel, main hp. Lalu hari pengumuman SNMPTN tanggal 17 April 2018. Kalian tau apa yang aku lakuin tanggal segitu? Aku nongkrong dong ke Mall wkwkwk, makan sushi sama temen😂. Pengumumannya kan jam 17.00 dan jam segitu aku baru perjalanan pulang ke rumah naik Grab. Di Grab aku nyoba buka webnya dan ga bisa dibuka karena kan ada banyak orang yang buka juga. Sampai dirumah jam 18.00 aku nyoba buka lagi webnya pakai laptop dan bisa dibuka. Emang bukan rezekiku 😿. Aku melihat tulisan"Mohon maaf anda belum diterima, silahkan ikuti SBMPTN." Padahal kalau dapat SNMPTN kan aku ga perlu belajar lagi tapi ternyata Allah nyuruh aku belajar lagi. Buat yang penasaran aku ambil universitas apa? Aku ambil Universitas Brawijaya jurusan Ekonomi,Keuangan& Perbankan dan jurusan Akuntansi, aku juga ambil Universitas Negeri Jakarta(UNJ) jurusan akuntansi. Tadinya aku mau ngambil Universitas Indonesia (UI) jurusan Bahasa dan kebudayaan Korea tapi ga dibolehin sama keluarga, udah nangis berhari-hari pun tetep ga dibolehin 😭. Ya udah mungkin ada jalan lain supaya aku bisa belajar bahasa Korea.
Setelah pengumuman SNMPTN itu aku akhirnya belajar hanya dengan menggunakan buku SBMPTN. Bukunya sih udah dibeli dari awal kelas 12 tapi baru dibuka pas mau tes SBM wkwk. Aku belajar sendiri dirumah dengan menggunakan 1 buku yang setebal bantal. Aku mulai mengerjakan soal-soal. Ada beberapa soal yang ga aku mengerti tapi aku harus mencoba mengerjakan sendiri tanpa bantuan orang lain. Di SBM ini aku memilih UB - jurusan Ekonomi, Keuangan & Perbankan dan jurusan akuntansi, UPN Veteran Surabaya - jurusan Akuntansi dan UPN Veteran Jakarta - jurusan Akuntansi.
Hari SBM tiba, aku dapat tempat tes di SMA di Depok. Aku berangkat dari jam 6, perjalanan dari rumah di Bekasi ke Depok memakan waktu 1,5 jam dan sampai disana bokongku tepos karena naik motor 😂.
Ujian dimulai jam 9 dan kalian tau ruangan ujianku ada di lantai 3, ruangan paling ujung, ga ada AC/kipas, panas dan aku langsung keringetan, baju basah tapi Alhamdulillah aku bisa mengerjakan soal TPA dengan baik🙇 meskipun yang bahasa Inggris aku ngasal karena susah banget. Istirahat selama 1 jam lanjut tes Soshum. Nah cobaan datang, mungkin karena TPAnya dibikin ga susah jadi soal Soshumnya yang dibikin luar biasa susah. Aku hampir 80% ngasal karena ga tau jawabannya😫. Yang penting diisi. Nah adek-adekku semua aku mau ngasih tau ya. Kalau kalian jawab SBM jangan ragu-ragu, JAWAB AJA SEMUA YANG PENTING KEISI. Pas SBM kemarin kan ada info kalau jawaban salah akan -4, ada juga yang bilang -1, ada juga yang bilang 0. Aku masa bodo, PEDE SAJA. ISI SEMUA.
Selesai SBM aku langsung dijemput dan pulang ke rumah dan memakan waktu 2,5 jam karena jalanan super duper macet😂. Btw kakiku langsung belang wkwk karena kepanasan.
Hari-hari kembali berlanjut, aku menjadi pengangguran selama hampir 2 bulan. Selama itu aku di telfon, email, SMS sama universitas swasta. Bahkan kakakku juga dateng ke universitas swasta di Malang untuk mencari info tapi keluarga masih ragu mau daftar swasta. Akhirnya nunggu SBM dulu terus kalau ga dapat daftar ke universitas swasta di Malang.
Tanggal 3 Juli 2018, hari yang ditunggu pendaftar SBMPTN. Katanya pengumuman jam 18.00 tapi ternyata jam 16.00 bisa dibuka. Langsung dong aku buka dan seperti biasa webnya error😂. Aku langsung minta tolong kakakku buka webnya, kan di kantor dia ada WiFi jadi pasti lebih cepet. Aku juga nyoba buka terus webnya dan Alhamdulillah 🙇🙇🙇 aku melihat tulisan dibawah ini👇.
Aku langsung teriak(kenceng bangett udah gitu teriaknya di kamar depan😂). Lalu aku langsung sujud syukur 🙇🙏. Dan muterin ruang tamu*dirumah ga ada orang.
Tahap selanjutnya seperti biasa siapin berkas, pergi ke Surabaya dan daftar ulang. Buat kalian yang mau mendaftar universitas negeri jangan lupa siapin berkasnya dari sekarang ya😊 karena kemarin aku ngurus berkas ini itu sampai pusing😵😵.
Sekian kisahku ini, semoga bermanfaat untuk kalian adek-adekku yang mau masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Semoga kalian diterima. Jangan lupa belajar, berdoa dan semangat terus pantang mundur ya💪💪.
Mohon maaf ya apabila cerita ini terlalu panjang atau membosankan 😂. Inilah kisahku selama 1 tahun menuju PTN. Oh iya yang terakhir terima kasih untuk teman-temanku yang sudah mendukung,memuji, menyindir, dan sebagainya.

Wuihhhhh kisahnya kece bangettt ngebantu juga buat aku yg kepengen tau info2 soal SBM. Ohh jadi jawab aja yah�� Yasudah akan kujawab semuanya dengan penuh keyakinan���� Makasih banyak yaa cerita, informasi, dan tips2nya�� Semoga jadi MaBa yang selalu happy!��
BalasHapusIyaaa, jawab aja dengan pede tapi tetep belajar juga ya. Jangan asal jawab wkwk*kayak aku pas ngerjain Soshum kebanyakan ngasal. Sama-sama Alya😊. Kamu semangat ya tahun depan. Semoga kamu bisa masuk universitas yang kamu inginkan🙏.
Hapus